UIN Saizu Kukuhkan 475 Wisudawan, Cetak Generasi Unggul Berprestasi dan Berkarakter

UINSAIZU.AC.ID- Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto kembali meluluskan ratusan mahasiswa dalam prosesi Wisuda Sarjana ke-71, Magister ke-35, dan Doktor ke-14 Tahun 2026. Sebanyak 475 wisudawan resmi dikukuhkan sebagai lulusan baru yang siap mengabdikan ilmu dan kompetensinya di tengah masyarakat.
Wakil Rektor I UIN Saizu Purwokerto, Prof. Suwito dalam laporannya menyebutkan, rincian jumlah lulusan tersebut terdiri atas 455 lulusan Sarjana (S1), 18 lulusan Magister (S2), dan 2 lulusan Doktor (S3) yang berasal dari berbagai fakultas dan program studi di lingkungan UIN Saizu Purwokerto.
Dia mengatakan wisuda bukan sekadar penanda berakhirnya masa studi mahasiswa, tetapi juga menjadi awal pengabdian lulusan kepada masyarakat, bangsa, dan negara. “Sebanyak 475 mahasiswa pada periode ini telah memenuhi seluruh persyaratan akademik dan resmi menjadi alumni UIN Saizu," ujarnya.
Pihaknya berharap para lulusan mampu mengimplementasikan ilmu yang diperoleh selama kuliah untuk memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat. Prof. Suwito menjelaskan bahwa Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) menjadi fakultas dengan jumlah wisudawan terbanyak pada periode ini, yakni mencapai 153 lulusan.
Sementara itu, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) 100 mahasiswa, Fakultas Syariah 95 mahasiswa, Fakultas Dakwah 83 mahasiswa, serta Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Humaniora (FUAH) sebanyak 24 mahasiswa. Program Pascasarjana turut meluluskan 18 mahasiswa magister dan 2 mahasiswa doktoral.

Menurut Prof. Suwito, jumlah lulusan yang terus meningkat setiap tahunnya menunjukkan keberhasilan UIN Saizu Purwokerto dalam menjaga kualitas layanan pendidikan, sekaligus memperluas akses pendidikan tinggi keagamaan Islam bagi masyarakat.
Selain jumlah lulusan yang signifikan, capaian akademik para wisudawan juga menunjukkan hasil yang membanggakan. Rata-rata IPK lulusan sarjana mencapai 3,67, dengan rata-rata masa studi 4 tahun 4 bulan 23 hari. Adapun program Magister mencatat rata-rata IPK 3,88, sementara program Doktor memiliki rata-rata IPK 3,73.
Prof. Suwito menilai capaian tersebut mencerminkan kesungguhan mahasiswa dalam menyelesaikan studi serta efektivitas proses pembelajaran yang berlangsung di lingkungan kampus. “Kami bersyukur karena rata-rata capaian akademik mahasiswa terus berada pada kategori sangat baik. Ini menunjukkan kerja keras mahasiswa, dosen, serta seluruh unsur akademik di UIN Saizu,” ujarnya.
Pada wisuda kali ini, predikat Wisudawan Terbaik Universitas diraih oleh Aufa Dhiya'Ulhaq, mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan. Aufa berhasil menyelesaikan studinya dengan IPK 3,94, sekaligus menjadi pemilik IPK tertinggi pada jenjang sarjana di lingkungan UIN Saizu periode wisuda ini.
Menurut Prof. Suwito, prestasi tersebut menjadi bukti bahwa mahasiswa UIN Saizu mampu bersaing dan menunjukkan kualitas akademik yang unggul. “Prestasi yang diraih para wisudawan terbaik diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berusaha memberikan yang terbaik selama menempuh pendidikan,” katanya.
.jpeg)
Tidak hanya unggul dalam bidang akademik, UIN Saizu juga mencetak lulusan yang memiliki prestasi keagamaan. Pada wisuda tahun ini terdapat sejumlah wisudawan yang berhasil menyelesaikan hafalan Al-Qur'an hingga 30 juz. Mereka adalah Dwi Nur Zahara (ESY), Indri Rahayu (IAT), Evalasefa Muktiyusrina (PAI), Izza Laelatul Maghfiroh (IAT), dan Melisa Nur Isnaeni (IAT). Selain itu, lima wisudawan lainnya memiliki hafalan 10 hingga 17 juz.
Prof. Suwito menegaskan bahwa keberhasilan para hafiz dan hafizah tersebut menjadi cerminan karakter lulusan UIN Saizu yang tidak hanya menguasai ilmu pengetahuan, tetapi juga memiliki fondasi spiritual yang kuat. “Keunggulan akademik harus berjalan seiring dengan nilai-nilai keislaman. Kami ingin melahirkan lulusan yang cerdas, berakhlak mulia, serta mampu menjadi teladan di tengah masyarakat,” ujarnya.
Menutup laporannya, Prof. Suwito mengajak seluruh wisudawan untuk terus belajar dan beradaptasi menghadapi tantangan zaman yang semakin kompleks.
Dia menekankan bahwa gelar akademik yang diperoleh bukanlah akhir perjalanan, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar dalam mengabdikan diri kepada masyarakat.
“Dunia kerja dan kehidupan sosial membutuhkan sumber daya manusia yang adaptif, kreatif, dan berintegritas. Kami berharap alumni UIN Saizu mampu menjadi agen perubahan yang memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan bangsa,” tuturnya.
Prosesi wisuda tahun 2026 ini dilaksanakan berdasarkan Keputusan Rektor UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto Nomor 378 Tahun 2026 tentang Penetapan Wisudawan Doktoral ke-14, Magister ke-35, dan Sarjana ke-71 yang ditetapkan pada 18 Mei 2026. (AR)
Kampus Desa Mendunia!
#UINSaizu #UINSaizuMaju #UINSaizuUnggul #UINSaizuPurwokerto #KampusDesaMendunia