Tim Mahasiswa Fakultas Saintek UIN Saizu Ukir Prestasi Nasional di KST PTKI II 2026, Sabet Tiga Gelar Juara Sekaligus

UINSAIZU.AC.ID- Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto. Tim mahasiswa dari Fakultas Sains dan Teknologi (Saintek) UIN Saizu berhasil menorehkan prestasi gemilang pada ajang Kompetisi Sains dan Teknologi Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (KST PTKI) II Tahun 2026.
Dalam kompetisi tingkat nasional yang mempertemukan mahasiswa terbaik dari Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) seluruh Indonesia tersebut, delegasi UIN Saizu sukses meraih penghargaan pada tiga kategori berbeda. Prestasi ini menjadi bukti bahwa mahasiswa UIN Saizu mampu bersaing dan berinovasi di bidang sains, teknologi, kreativitas digital, serta analisis data.
KST PTKI II 2026 merupakan ajang yang diselenggarakan melalui kerja sama Forum Dekan (FORDEK) Fakultas Sains dan Teknologi PTKIN se-Indonesia dengan Fakultas Sains dan Teknologi UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi. Kompetisi berlangsung mulai 24 April hingga 8 Juni 2026 dan diikuti oleh mahasiswa dari berbagai PTKIN di Indonesia.
Penetapan pemenang dilakukan berdasarkan hasil penilaian dewan juri yang kemudian dituangkan dalam Keputusan Ketua FORDEK Fakultas Sains dan Teknologi PTKIN Nomor 004/SK.FORDEKFST/2026. Salah satu capaian membanggakan diraih oleh mahasiswa UIN Saizu, Sabrillah Raya Fadwa Addin Zildani.
Dia berhasil meraih Juara II dalam kategori Lomba Pemetaan Tematik dengan Google My Map pada subtema Pemetaan Jejak Ekologis dan Degradasi Lingkungan. Sabrillah mengangkat karya berjudul “Pemetaan Kerentanan Airtanah Karst Berbasis Model COP sebagai Dasar Zonasi Perlindungan Sistem Sungai Bawah Tanah Goa Barat, Kebumen.”
Penelitian tersebut memanfaatkan pendekatan geospasial untuk memetakan tingkat kerentanan airtanah pada kawasan karst di Kabupaten Kebumen. Karya ini dinilai memiliki nilai strategis karena memberikan rekomendasi berbasis data untuk perlindungan kawasan karst dan sistem sungai bawah tanah yang menjadi sumber penting ketersediaan air bagi masyarakat.
Selain menawarkan solusi ilmiah terhadap isu lingkungan, penelitian tersebut juga menunjukkan kemampuan mahasiswa UIN Saizu dalam mengintegrasikan teknologi pemetaan dengan kebutuhan konservasi sumber daya alam. Prestasi berikutnya datang dari cabang Lomba Batik Digital Nusantara. Pada subtema Beyond Fabric, mahasiswa UIN Saizu, Fitri Nurjanati, sukses meraih Juara II melalui karya berjudul “Nusa Neural.”
Karya tersebut menghadirkan interpretasi baru terhadap motif batik Nusantara dengan sentuhan teknologi digital dan konsep visual modern. Melalui pendekatan kreatif tersebut, Fitri berhasil menggabungkan kekayaan budaya Indonesia dengan perkembangan teknologi desain masa kini.
Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa mahasiswa UIN Saizu tidak hanya unggul dalam bidang akademik dan penelitian, tetapi juga mampu mengembangkan kreativitas yang relevan dengan perkembangan industri kreatif digital. Prestasi tertinggi yang diraih UIN Saizu dalam KST PTKI II 2026 datang dari kategori Lomba Videografis subtema Best Data Insight.
Tim yang terdiri atas Kharisma Hendi Mahardika, Abid Zidan Maulana Asykar, dan Imam Bukhori berhasil meraih Juara I melalui karya videografis berjudul “Kompas Pembangunan Banyumas di Balik Angka Pariwisata.” Karya tersebut mengangkat analisis perkembangan pariwisata di Kabupaten Banyumas melalui pengolahan dan visualisasi data yang menarik.
Tim Mahasiswa UIN Saizu mampu menyajikan informasi kompleks dalam bentuk videografis yang komunikatif, sehingga memudahkan masyarakat memahami keterkaitan sektor pariwisata dengan pembangunan daerah. Keberhasilan meraih Juara I menunjukkan kemampuan mahasiswa UIN Saizu dalam mengolah data menjadi informasi yang bernilai serta mampu dikomunikasikan secara efektif melalui media digital.
Dekan Fakultas Saintek UIN Saizu Purwokerto, Prof. Kholid Mawardi memberikan apresiasi atas pencapaian prestasi tersebut. Dia menyebutkan, keberhasilan mahasiswa Fakultas Saintek UIN Saizu meraih tiga penghargaan dalam satu ajang nasional menjadi indikator meningkatnya kualitas pendidikan, penelitian, dan inovasi di lingkungan kampus.
Prestasi ini juga mempertegas komitmen UIN Saizu dalam mencetak lulusan yang tidak hanya unggul dalam bidang keislaman, tetapi juga mampu berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, lingkungan, dan industri kreatif. Melalui capaian tersebut, mahasiswa UIN Saizu menunjukkan bahwa PTKIN mampu menjadi pusat lahirnya inovator muda yang kompetitif di tingkat nasional.
"Ke depan, prestasi ini diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh sivitas akademika untuk terus berkarya, berinovasi, dan mengharumkan nama kampus di berbagai ajang kompetisi bergengsi," harapnya. (AR)
Kampus Desa Mendunia!
#UINSaizu #UINSaizuMaju #UINSaizuUnggul #UINSaizuPurwokerto #KampusDesaMendunia