Details

Guru Besar UIN Saizu Jadi Penguji Eksternal di Universiti Malaya, Bukti Akademisi Indonesia Makin Diakui Dunia

UINSAIZU.AC.ID- Kiprah akademisi Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto kembali mendapat pengakuan di tingkat internasional.

Guru Besar UIN Saizu Purwokerto, Prof. Syufaat dipercaya menjadi penguji eksternal dalam ujian disertasi di Universiti Malaya di Malaysia, salah satu perguruan tinggi dengan reputasi global dan masuk jajaran 50 besar dunia.

Penunjukan ini menegaskan posisi ilmuwan Indonesia yang semakin diperhitungkan dalam percaturan akademik internasional, khususnya dalam bidang studi Islam dan pengembangan keilmuan kontemporer.

Keterlibatan Prof. Syufaat tidak lepas dari rekam jejak akademiknya yang kuat, terutama dalam pengembangan konsep halal tourism. Sebagai guru besar di bidang Ushul Fikih, ia dikenal berhasil mengintegrasikan prinsip-prinsip fiqh dengan kebutuhan industri pariwisata modern.

Riset yang dikembangkannya tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga aplikatif. Konsep tersebut kini menjadi salah satu rujukan penting dalam pengembangan industri pariwisata berbasis syariah, baik di Indonesia maupun di tingkat global.

Ujian disertasi yang menghadirkan Prof. Syufaat dilaksanakan secara daring pada Kamis malam, 2 April 2026, pukul 20.30 hingga 22.30 WIB. Disertasi tersebut diajukan oleh Yudhi Martha Nugraha.

Pelaksanaan ujian secara online mencerminkan adaptasi dunia akademik terhadap perkembangan teknologi digital, sekaligus membuka peluang kolaborasi lintas negara yang lebih luas.

Selain Prof. Syufaat, ujian disertasi tersebut juga melibatkan sejumlah akademisi terkemuka dari internal Universiti Malaya. Di antaranya Prof. Tengku Intan dan Prof. Kaharudin. Turut hadir pula Prof. Shafatussara dan Prof. Mashrom Muda yang memberikan perspektif ilmiah dalam proses pengujian.

Tim penguji juga diperkuat oleh Prof. Sabzali dan Prof. Datuk Awang, serta Prof. Nur Yuhanis yang turut memberikan evaluasi komprehensif terhadap disertasi yang dipresentasikan.

Kehadiran Prof. Syufaat sebagai penguji eksternal menjadi simbol pengakuan internasional terhadap kapasitas akademisi Indonesia. Peran ini tidak hanya menambah bobot akademik dalam proses ujian, tetapi juga memperkaya perspektif keilmuan lintas negara.

Momentum ini sekaligus menjadi kebanggaan bagi UIN Saizu Purwokerto, karena menunjukkan bahwa dosen dari perguruan tinggi keagamaan Islam mampu bersaing di level global.

Fenomena ini juga menandai perkembangan kajian Ushul Fikih yang semakin relevan dengan tantangan global. Tidak lagi terbatas pada ranah normatif, disiplin ini kini mampu menjawab kebutuhan sektor strategis, seperti ekonomi syariah dan pariwisata halal.

Keterlibatan Prof. Syufaat di forum akademik internasional menjadi bukti nyata bahwa integrasi antara keilmuan Islam dan kebutuhan global mampu menghasilkan kontribusi signifikan.

Kepercayaan yang diberikan kepada Prof. Syufaat di Universiti Malaya diharapkan menjadi inspirasi bagi generasi akademisi muda Indonesia untuk terus berkarya dan memperluas jejaring internasional.

Dengan semakin terbukanya kolaborasi global, peluang bagi ilmuwan Indonesia untuk tampil di panggung dunia pun kian besar membawa nama bangsa sekaligus memperkuat kontribusi keilmuan bagi peradaban dunia. (AR)

Kampus Desa Mendunia!

#UINSaizu #UINSaizuMaju #UINSaizuUnggul #UINSaizuPurwokerto #KampusDesaMendunia

  •  

Post Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang wajib diisi ditandai dengan *